Pelayanan Komotra, Isuzu Biru, dan Taksi di BALI yang mengecewakan..
Pengalaman saya pada saat di Pulau Bali minggu yang lalu, saya ke BALI bersama teman-teman dengan menggunakan bus besar. Nah pada saat mau ke joger atau ke pantai kuta, BUS tidak boleh masuk areal jalan tersebut. Maka dibuatkan central parkir yang letaknya jauh dari pantai kuta. Untuk menuju ke sana, saya dan teman saya beserta rombongan diberi karcis komotra oleh Biro Perjalanan, mencapai 2 karcis yang 1 karcisnya berharga Rp 3000,- Saya menggunakan karcis tersebut untuk naik komotra ke joger, Nah pada saat itu tidak terlalu sesak. Gambar : joger
Di joger, huh masa’ kita pembeli kok malah sampai bedesak-desakan gitu, sudah capek di joger, saya dan Iwan/Ardianto mau ke Pantai Kuta, karena waktu akan sunset maka tidak cukup kalau menempuhnya dengan jalan kaki,
Maka saya memutuskan untuk naik isuzu biru, dengan membayar Rp 3000,-. Namun yang terjadi kita penumpang kok malah di desel2 dan disuruh-suruh bagai tahanan aja.. Seperti teman saya disuruh " Jongkok Kamu!!!" padahal kita bayar loh, bukan menumpang…Bayangkan, 1 mobil bisa untuk 30 orang…gila banget !!!
Sampai di Pantai Kuta, kaki terasa capek banget gara-gara kejadian tadi, Setelah itu saya menikmati indahnya sunset di Pantai Kuta, Nah untuk kembali ke BUS rombongan yang berada di central parkir, maka harus naik Komotra/ Isuzu Biru itu tadi, tapi saya dan Iwan memilih untuk menggunakan taksi, tak kalah mengecewakannya, inilah percakapan dengan supir taksi tersebut :
saya & iwan : Taksi !!!
sopir taksi : Ke Mana ??
saya & iwan : Central Parkir!!!
sopir taksi : lima puluh ribu ya!!!
saya & iwan : Pakai Argo aja!!!
sopir taksi : Ndak!!!
Nah, itu cerminan sopir taksi yang tidak pakai aturan, Untuk pembayaran, taksi kan seharusnya pakai argo meter, namun yang terjadi dia malah langsung memasang tarif. 50.000 lagi, padahal itu kalau pakai argometer saya kira-kira Rp 15.000,- . Dasar !!!! Akhirnya kita terpaksa berdesak-desakan menggunakan isuzu biru itu tadi.









